3 Tips Menyimpan Makanan Berkuah untuk Sahur
Ada beberapa cara menyimpan makanan berkuah untuk sahur, misalnya sop atau semur, supaya tetap lezat. Makanan berkuah sebaiknya disimpan dengan benar. Jika tidak, rasanya akan berubah, bahkan bisa cepat basi.
Supaya makanan berkuah tetap segar hingga sahur, berikut beberapa cara menyimpannya yang bisa kamu coba. Cara menyimpan makanan berkuah untuk sahur
1. Masukkan ke kulkas

Pastikan menggunakan wadah kedap udara untuk mencegah kontaminasi dan menjaga kualitas makanan. Dengan cara ini, makanan bisa bertahan hingga tiga hari.
2. Bekukan di freezer

Jika ingin menyimpan makanan lebih lama, membekukannya di freezer adalah pilihan terbaik. Makanan berkuah bisa bertahan hingga tiga bulan di dalam freezer. Namun, pastikan makanan yang dibekukan tidak mengandung santan, susu, atau produk olahan susu lainnya seperti keju dan krim.
Gunakan kantong makanan atau wadah kedap udara agar tidak terkena bau dari makanan lain di dalam freezer.
3. Jangan masukkan makanan panas ke kulkas

Jangan menyimpan makanan berkuah yang masih panas ke dalam kulkas. Sebab, hal tersebut bisa meningkatkan suhu kulkas sehingga memasuki “zona berbahaya”. Dilansir dari Food & Wine, Departemen Agrikultur Amerika Serikat (USDA) menyatakan, “zona berbahaya” adalah ketika kulkas bersuhu antara 40 derajat fahrenheit (sekitar 4,4 derajat celsius) sampai 140 derajat fahrenheit (sekitar 60 derajat celsius). Padahal suhu kulkas sebaiknya sekitar 4,4 derajat celsius atau lebih dingin lagi.
Pada rentang suhu itulah, makanan yang mudah rusak bisa cepat basi. Jika memasukkan makanan berkuah yang masih panas, suhu di kulkas bisa meningkat sehingga memungkinkan pembusukan terjadi lebih cepat.